Sabtu, 19 Februari 2011

laporan praktek suhe,,,

Cara Kerja
1. Alat
• Pisau cuter
• Baki
• Gunting
• Sterofoam
• Keler

2. Bahan
• Katak sawah

3. Langkah Kerja
• Membius katak dengan sterofoam dalam keler
• Mengamati bagian tubuh luar
• Mengiris kulit guna pengamatan otot
• Membedah katak guna mengamati organ dalam
• Mengamati rangka katak

D. Hasil Pengamatan

1. Bantuk luar
Tubuh pada katak terdiri dari 3 bagian yaitu kepala, badan , dan kaki. Pada kepala terdiri dari mata, mulut, lubang hidung, dan membrane timpani. Pada mata terdapat kelopak mata dengan kedip mata secara vertical. Telinga pada katak berupa membrane timpani dan tidak terdapat telinga luar . pada b again bawah rongga mulut gerakannya ada hubungan dengan proses inspirasi dan ekspirasi yaitu tempat masuknya udara, memiliki lubang hidung luar. Tubuhnya pendek dan tidak terdapat ekor. Kaki depan katak lebih pendek dari pada kaki belakang, dan terdapat falang interkalar.
Setelah melakukan pengamatan luar, kemudian melakukan pengamatan bagian dalam pada katak yaitu terdapat lubang hidung dalam (nares internal), lubang dari tuba eustachius, lubang kerongkongan, glottis, lubang ke kantung suara (pada jantan) giginya terdapat pada bagian rahang atas dan pada rahang bawah tidak terdapat gigi, pangkal lidahnya terletak di depan, rongga mulut di sebut juga rongga bukofaring, jaringan epitelnya mengandung banyak kapiler dan dapat menyerap oksigen dan melepaskan karbondioksida yang disebut pernapasan bukofaring.

Kulit pada katak sebagian besar tidak melekat pada daging, tapi ada beberapa bagian yang melekat dengan daging, dan terdapat rongga di bawah kulit yangf di sebut sakus limpatikus.



2. Pengamatan Otot

Setelah melakukan pengirisan kulit seluruh tubuhnya, maka akan keliatan otot-otot seperti otot epaksial, otot hipaksial, otot apendikular ektrinsik dan otot apendikular intrinsic. Untuk lebih jelasdnya dapat di lihat pada gambar sebagai berikut.





3. Pengamatan Organ-organ visceral dan organ Reproduksi
Pada organ-organ veseral dan organ reproduksi, pada jantung terdapat 1 ventrikel dan 2 atrium, pada hati terdapat 2 lobus, dan kantung empedu terletak di sebelah dalam kiri hati. Terdapat paru – paru, saluran pencernaan makanan, sebagian system urigental, dan ditemukan laring, trakea, dan bronki.
Saluran pencernaan makanan terdiri dari esophagus yang pendek, kemudian lambung yang memanjang. Usus halus bermuara dari hati dan pancreas yang berwarna putih menempel pada lambung, kemudian usus besar atau kolon yang bermuara ke kloaka.



4. Sistem Urogenital
Pada katak ginjalnya ginjal ofistonerfros, dengan bentuk oval, letak badan lemak diatas ginjal dan berwarna kuning, dan kelenjar adrenal berwarna kuning. Letak testis berada dekat dengan ginjal, hubungannya sebagai penyalur sperma, ginjal akan membawa spermatozoa dan testis ke duktus mesonefrus.



5. Rangka
Rangka kepala terdiri dari tulang kepala bagian dorsal : premaksila nasal, fronto pariental, prootik, squamosal, asngular, pterigoid, maksilla. Bagian tubuh terdiri atas tulang belakang (spinal cord), pilum teminale, tulang iga (spinal nerve 1-10), ilion hipograstric nerve, dan sciatic plexus dan branches to cloaca bladder. Serta bagian kaki terdiri kaki depan yang meliputi brachial nerve, brachial plexsus. Dan kaki belakang yang meliputi crural nerve, sciatic nerve, peroniail nerve, tibial nerve.

6. System saraf
System saraf terdiri dari system saraf sentral dan system saraf periforium. sistem saraf sentral terdiri dari encephalon (otak) dan modula spinalis.pada sebelah dorsal akan tanpak dua lobus olfaktorium menuju saccum nasalis, dua heamisperium cerebri atau cerebrum kanan kiri yang berbentuk ooid yang di hubungkan dengan comisure anterior, sedangkan anteriornya di gabungkan dengan dienchephalon medialis, di bagian belakang terdapat dua bulatan lobus opticus yang di tumpuk otak tengah sebelah bawahnya merupakan cerebrum.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar